Klikbangsa.id-Jakarta. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Mushollah Baitul Karim, RT 02/RW 05, Kelurahan Sukabumi Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, berlangsung lancar dan khidmat, Senin (14/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 70 jemaah. Acara diawali dengan pembacaan tahlil yang dipimpin Noval, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan sebagian riwayat Nabi Muhammad SAW oleh Muhammad Ali bersama sejumlah jemaah lainnya.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Astar Jayadi mengajak jemaah untuk mensyukuri nikmat Allah SWT yang telah memberikan keimanan serta rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW.
“Sesungguhnya kita bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kelunakan di dalam hati kita. Allah menanamkan keimanan di dalam hati kita dan Allah meletakkan rasa cinta di dalam hati kita kepada Nabi Muhammad SAW,” ujar Astar.
Menurut Astar, menghadiri kegiatan Maulid Nabi dan mengagungkan Rasulullah SAW merupakan bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus bagian dari upaya meningkatkan keimanan.
“Barang siapa yang menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW dan juga mengagungkan Rasulullah, maka sungguh bahagia orang tersebut karena memperoleh keimanan,” katanya.
Astar juga menyampaikan bahwa menghadiri majelis yang di dalamnya dibacakan riwayat Nabi Muhammad SAW merupakan bagian dari kecintaan kepada Rasulullah.
“Barang siapa yang menuju suatu tempat, baik itu di rumah, mushollah, masjid dan lainnya, dan di tempat itu dibacakan Maulid Nabi Muhammad SAW, maka sungguh dia menuju suatu taman dari taman surga,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kecintaan kepada Rasulullah SAW menjadi salah satu alasan umat Islam menghadiri kegiatan Maulid Nabi.
“Kenapa demikian? Bahwasannya dia tidak datang ke tempat tersebut kecuali semata-mata karena dia cinta kepada Rasul. Dan kata Nabi, siapa yang cinta kepada saya maka dia akan bersama saya di dalam surga,” kata Astar.
Lebih lanjut, Astar mengatakan peringatan Maulid Nabi juga memiliki manfaat bagi umat Islam. Menurut dia, pembacaan riwayat Nabi Muhammad SAW dalam kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali keteladanan Rasulullah.
“Manfaat Maulid Nabi Muhammad SAW sangat luar biasa sekali. Saat kita memperingati Maulid dan dibacakan riwayat Nabi Muhammad SAW, maka di tempat tersebut dikelilingi para malaikat. Mereka datang untuk memohonkan ampun bagi orang yang menjadi penyebab dibacakannya Maulid Nabi Muhammad SAW,” tandasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Astar didampingi Ketua DKM Mushollah Baitul Karim Ahmad Holani, Wakil Ketua DKM Aceng, serta Ketua Panitia Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Taufiq Waidoh.
Taufiq menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jemaah serta para donatur yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada para jemaah dan donatur yang telah bersedia membantu, baik secara materiel maupun moril, sehingga acara Maulid ini berjalan lancar,” ujar Taufiq.
Ia berharap kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat terus menjadi momentum bagi warga untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
(Day)
